Evi Lutfy: November 2012

Kamis, 29 November 2012

POLLING: Indonesia Vs Malaysia, Bagaimana Hasilnya?

Klik show untuk melihat
GOAL.com ________________________________________ OLEH TAUFIK BAGUS ________________________________________ Setelah ditahan imbang Laos dan menang atas Singapura, Indonesia memiliki peluang lebih baik dari Malaysia untuk lolos ke babak semi-final Piala AFF Suzuki 2012. Jangan Lewatkan • SPESIAL: Tiga Pemain Berbahaya Malaysia • SPESIAL: 3 Pemain Berbahaya Indonesia • Rajagopal: Permainan Indonesia Lebih Baik • Pelatih Laos: Kekuatan Malaysia & Indonesia Tidak Beda Jauh Indonesia saat ini memuncaki klasemen Grup B dengan empat angka, unggul satu angka dari Singapura dan Malaysia, dan tiga poin dari Laos. Dengan hasil itu, Indonesia hanya butuh satu angka untuk melenggang ke semi-final Piala AFF Suzuki 2012, terlepas apakah nantinya akan menjadi juara grup atau hanya sekadar runner up. Tapi, Malaysia membutuhkan kemenangan di laga terakhir Grup B untuk bisa lolos ke empat besar. Dengan skenario itu, bisa diprediksi laga antara Indonesia dan Malaysia, yang sebelumnya juga sudah panas karena rivalitas kedua negara, akan semakin menarik. Secara rekor pertemuan dengan Malaysia, Indonesia memimpin, meski tidak terlalu dominan. Dengan laga yang dilangsungkan di Stadion Nasional Bukit Jalil Kuala Lumpur, Indonesia menjadi tim dengan status non-unggulan di laga ini. Apalagi Malaysia bermain di depan pendukung mereka sendiri, yang siap memberikan tekanan terhadap pemain Indonesia. Tapi bisa jadi pula dukungan tersebut berbalik 180 derajat menjadi beban bagi pemain Malaysia untuk meraih kemenangan.

Populasi burung Inggris berkurang 44 juta ekor

Jakarta (ANTARA News) - Sebuah kajian terbaru dari kalangan konservasi menunjukkan bahwa sejak tahun 1966 populasi burung di Inggris telah menyusut 44 juta ekor.

Penelitian berjudul "State of UK's Birds 2012" itu mendapati bahwa beberapa spesies burung memang bertambah jumlahnya, namun populasi burung spesies lain merosot sangat tajam.

Menurut penelitian yang disusun oleh para pakar dari berbagai organisasi seperti Royal Society for the Protection of Birds (RSPB) dan British Trust for Ornithology, saat ini hanya sekitar 166 juta burung yang bersarang di Inggris, padahal pada tahun 1966 angkanya mencapai 210 juta.

Para peneliti meyakini burung pipit adalah jenis burung yang paling parah penurunan populasinya, dengan perkiraan jumlah burung pipit tahun ini 20 juta ekor lebih sedikit daripada dekade 60-an.

"Jumlah burung di Inggris ibarat menaiki roller coaster, kadang kita lihat naik kadang turun. Saat ini kita memiliki jumlah spesies terbanyak dalam sejarah, tapi ... jumlah individu burung sekarang 44 juta lebih sedikit daripada pada tahun 1960-an," kata Grahame Madge, juru bicara RSPB, seperti dikutip oleh BBC, Senin.

Keberadaan burung di Inggris hari ini sangat erat hubungannya dengan perubahan penggunaan lahan, yang mengurangi habitat alami burung untuk mencari makanan dan bersarang.

"Tapi kita tahu bahwa ada beberapa jenis burung yang justru populasinya meningkat, seperti merpati kayu dan merpati berkerah," kata Madge.

Populasi merpati kayu telah bertambah 100 persen sejak tahun 1970, dengan perkiraan hari ini terdapat 5,4 juta ekor.

Sementara itu burung pelatuk juga melonjak populasinya 367 persen sejak tahun 1970-an,

Populasi burung Inggris berkurang 44 juta ekor

Jakarta (ANTARA News) - Sebuah kajian terbaru dari kalangan konservasi menunjukkan bahwa sejak tahun 1966 populasi burung di Inggris telah menyusut 44 juta ekor.

Penelitian berjudul "State of UK's Birds 2012" itu mendapati bahwa beberapa spesies burung memang bertambah jumlahnya, namun populasi burung spesies lain merosot sangat tajam.

Menurut penelitian yang disusun oleh para pakar dari berbagai organisasi seperti Royal Society for the Protection of Birds (RSPB) dan British Trust for Ornithology, saat ini hanya sekitar 166 juta burung yang bersarang di Inggris, padahal pada tahun 1966 angkanya mencapai 210 juta.

Para peneliti meyakini burung pipit adalah jenis burung yang paling parah penurunan populasinya, dengan perkiraan jumlah burung pipit tahun ini 20 juta ekor lebih sedikit daripada dekade 60-an.

"Jumlah burung di Inggris ibarat menaiki roller coaster, kadang kita lihat naik kadang turun. Saat ini kita memiliki jumlah spesies terbanyak dalam sejarah, tapi ... jumlah individu burung sekarang 44 juta lebih sedikit daripada pada tahun 1960-an," kata Grahame Madge, juru bicara RSPB, seperti dikutip oleh BBC, Senin.

Keberadaan burung di Inggris hari ini sangat erat hubungannya dengan perubahan penggunaan lahan, yang mengurangi habitat alami burung untuk mencari makanan dan bersarang.

"Tapi kita tahu bahwa ada beberapa jenis burung yang justru populasinya meningkat, seperti merpati kayu dan merpati berkerah," kata Madge.

Populasi merpati kayu telah bertambah 100 persen sejak tahun 1970, dengan perkiraan hari ini terdapat 5,4 juta ekor.

Sementara itu burung pelatuk juga melonjak populasinya 367 persen sejak tahun 1970-an,

Populasi burung Inggris berkurang 44 juta ekor

Jakarta (ANTARA News) - Sebuah kajian terbaru dari kalangan konservasi menunjukkan bahwa sejak tahun 1966 populasi burung di Inggris telah menyusut 44 juta ekor.

Penelitian berjudul "State of UK's Birds 2012" itu mendapati bahwa beberapa spesies burung memang bertambah jumlahnya, namun populasi burung spesies lain merosot sangat tajam.

Menurut penelitian yang disusun oleh para pakar dari berbagai organisasi seperti Royal Society for the Protection of Birds (RSPB) dan British Trust for Ornithology, saat ini hanya sekitar 166 juta burung yang bersarang di Inggris, padahal pada tahun 1966 angkanya mencapai 210 juta.

Para peneliti meyakini burung pipit adalah jenis burung yang paling parah penurunan populasinya, dengan perkiraan jumlah burung pipit tahun ini 20 juta ekor lebih sedikit daripada dekade 60-an.

"Jumlah burung di Inggris ibarat menaiki roller coaster, kadang kita lihat naik kadang turun. Saat ini kita memiliki jumlah spesies terbanyak dalam sejarah, tapi ... jumlah individu burung sekarang 44 juta lebih sedikit daripada pada tahun 1960-an," kata Grahame Madge, juru bicara RSPB, seperti dikutip oleh BBC, Senin.

Keberadaan burung di Inggris hari ini sangat erat hubungannya dengan perubahan penggunaan lahan, yang mengurangi habitat alami burung untuk mencari makanan dan bersarang.

"Tapi kita tahu bahwa ada beberapa jenis burung yang justru populasinya meningkat, seperti merpati kayu dan merpati berkerah," kata Madge.

Populasi merpati kayu telah bertambah 100 persen sejak tahun 1970, dengan perkiraan hari ini terdapat 5,4 juta ekor.

Sementara itu burung pelatuk juga melonjak populasinya 367 persen sejak tahun 1970-an,

mobil

 
Perusahaan asal Swiss yang bernama Domteknika menciptakan mobil balap yang ramah lingkungan. Mobil tersebut diberi nama Bio Race Domteknika, tenaga mobil ini dihasilkan oleh baterai yang menampung energi listrik.
   
Dilihat dari depan, Bio Race seperti mobil balap F1 tetapi uniknya desain lebih ramping dan mempunyai roda tiga. Ia mempunyai berat 130 kg termasuk baterai, dengan 107 hp dan 1400 Nm.
   
Rencananya perusahaan Bio Race akan menciptakan jenis balap baru, yang pesertanya berasal dari mobil elektrik. Tetapi mobil ini, masih dalam pengembangan dan merupakan mobil balap masa depan.

Kamis, 29 November 2012

POLLING: Indonesia Vs Malaysia, Bagaimana Hasilnya?

Klik show untuk melihat
GOAL.com ________________________________________ OLEH TAUFIK BAGUS ________________________________________ Setelah ditahan imbang Laos dan menang atas Singapura, Indonesia memiliki peluang lebih baik dari Malaysia untuk lolos ke babak semi-final Piala AFF Suzuki 2012. Jangan Lewatkan • SPESIAL: Tiga Pemain Berbahaya Malaysia • SPESIAL: 3 Pemain Berbahaya Indonesia • Rajagopal: Permainan Indonesia Lebih Baik • Pelatih Laos: Kekuatan Malaysia & Indonesia Tidak Beda Jauh Indonesia saat ini memuncaki klasemen Grup B dengan empat angka, unggul satu angka dari Singapura dan Malaysia, dan tiga poin dari Laos. Dengan hasil itu, Indonesia hanya butuh satu angka untuk melenggang ke semi-final Piala AFF Suzuki 2012, terlepas apakah nantinya akan menjadi juara grup atau hanya sekadar runner up. Tapi, Malaysia membutuhkan kemenangan di laga terakhir Grup B untuk bisa lolos ke empat besar. Dengan skenario itu, bisa diprediksi laga antara Indonesia dan Malaysia, yang sebelumnya juga sudah panas karena rivalitas kedua negara, akan semakin menarik. Secara rekor pertemuan dengan Malaysia, Indonesia memimpin, meski tidak terlalu dominan. Dengan laga yang dilangsungkan di Stadion Nasional Bukit Jalil Kuala Lumpur, Indonesia menjadi tim dengan status non-unggulan di laga ini. Apalagi Malaysia bermain di depan pendukung mereka sendiri, yang siap memberikan tekanan terhadap pemain Indonesia. Tapi bisa jadi pula dukungan tersebut berbalik 180 derajat menjadi beban bagi pemain Malaysia untuk meraih kemenangan.

Populasi burung Inggris berkurang 44 juta ekor

Jakarta (ANTARA News) - Sebuah kajian terbaru dari kalangan konservasi menunjukkan bahwa sejak tahun 1966 populasi burung di Inggris telah menyusut 44 juta ekor.

Penelitian berjudul "State of UK's Birds 2012" itu mendapati bahwa beberapa spesies burung memang bertambah jumlahnya, namun populasi burung spesies lain merosot sangat tajam.

Menurut penelitian yang disusun oleh para pakar dari berbagai organisasi seperti Royal Society for the Protection of Birds (RSPB) dan British Trust for Ornithology, saat ini hanya sekitar 166 juta burung yang bersarang di Inggris, padahal pada tahun 1966 angkanya mencapai 210 juta.

Para peneliti meyakini burung pipit adalah jenis burung yang paling parah penurunan populasinya, dengan perkiraan jumlah burung pipit tahun ini 20 juta ekor lebih sedikit daripada dekade 60-an.

"Jumlah burung di Inggris ibarat menaiki roller coaster, kadang kita lihat naik kadang turun. Saat ini kita memiliki jumlah spesies terbanyak dalam sejarah, tapi ... jumlah individu burung sekarang 44 juta lebih sedikit daripada pada tahun 1960-an," kata Grahame Madge, juru bicara RSPB, seperti dikutip oleh BBC, Senin.

Keberadaan burung di Inggris hari ini sangat erat hubungannya dengan perubahan penggunaan lahan, yang mengurangi habitat alami burung untuk mencari makanan dan bersarang.

"Tapi kita tahu bahwa ada beberapa jenis burung yang justru populasinya meningkat, seperti merpati kayu dan merpati berkerah," kata Madge.

Populasi merpati kayu telah bertambah 100 persen sejak tahun 1970, dengan perkiraan hari ini terdapat 5,4 juta ekor.

Sementara itu burung pelatuk juga melonjak populasinya 367 persen sejak tahun 1970-an,

Populasi burung Inggris berkurang 44 juta ekor

Jakarta (ANTARA News) - Sebuah kajian terbaru dari kalangan konservasi menunjukkan bahwa sejak tahun 1966 populasi burung di Inggris telah menyusut 44 juta ekor.

Penelitian berjudul "State of UK's Birds 2012" itu mendapati bahwa beberapa spesies burung memang bertambah jumlahnya, namun populasi burung spesies lain merosot sangat tajam.

Menurut penelitian yang disusun oleh para pakar dari berbagai organisasi seperti Royal Society for the Protection of Birds (RSPB) dan British Trust for Ornithology, saat ini hanya sekitar 166 juta burung yang bersarang di Inggris, padahal pada tahun 1966 angkanya mencapai 210 juta.

Para peneliti meyakini burung pipit adalah jenis burung yang paling parah penurunan populasinya, dengan perkiraan jumlah burung pipit tahun ini 20 juta ekor lebih sedikit daripada dekade 60-an.

"Jumlah burung di Inggris ibarat menaiki roller coaster, kadang kita lihat naik kadang turun. Saat ini kita memiliki jumlah spesies terbanyak dalam sejarah, tapi ... jumlah individu burung sekarang 44 juta lebih sedikit daripada pada tahun 1960-an," kata Grahame Madge, juru bicara RSPB, seperti dikutip oleh BBC, Senin.

Keberadaan burung di Inggris hari ini sangat erat hubungannya dengan perubahan penggunaan lahan, yang mengurangi habitat alami burung untuk mencari makanan dan bersarang.

"Tapi kita tahu bahwa ada beberapa jenis burung yang justru populasinya meningkat, seperti merpati kayu dan merpati berkerah," kata Madge.

Populasi merpati kayu telah bertambah 100 persen sejak tahun 1970, dengan perkiraan hari ini terdapat 5,4 juta ekor.

Sementara itu burung pelatuk juga melonjak populasinya 367 persen sejak tahun 1970-an,

Populasi burung Inggris berkurang 44 juta ekor

Jakarta (ANTARA News) - Sebuah kajian terbaru dari kalangan konservasi menunjukkan bahwa sejak tahun 1966 populasi burung di Inggris telah menyusut 44 juta ekor.

Penelitian berjudul "State of UK's Birds 2012" itu mendapati bahwa beberapa spesies burung memang bertambah jumlahnya, namun populasi burung spesies lain merosot sangat tajam.

Menurut penelitian yang disusun oleh para pakar dari berbagai organisasi seperti Royal Society for the Protection of Birds (RSPB) dan British Trust for Ornithology, saat ini hanya sekitar 166 juta burung yang bersarang di Inggris, padahal pada tahun 1966 angkanya mencapai 210 juta.

Para peneliti meyakini burung pipit adalah jenis burung yang paling parah penurunan populasinya, dengan perkiraan jumlah burung pipit tahun ini 20 juta ekor lebih sedikit daripada dekade 60-an.

"Jumlah burung di Inggris ibarat menaiki roller coaster, kadang kita lihat naik kadang turun. Saat ini kita memiliki jumlah spesies terbanyak dalam sejarah, tapi ... jumlah individu burung sekarang 44 juta lebih sedikit daripada pada tahun 1960-an," kata Grahame Madge, juru bicara RSPB, seperti dikutip oleh BBC, Senin.

Keberadaan burung di Inggris hari ini sangat erat hubungannya dengan perubahan penggunaan lahan, yang mengurangi habitat alami burung untuk mencari makanan dan bersarang.

"Tapi kita tahu bahwa ada beberapa jenis burung yang justru populasinya meningkat, seperti merpati kayu dan merpati berkerah," kata Madge.

Populasi merpati kayu telah bertambah 100 persen sejak tahun 1970, dengan perkiraan hari ini terdapat 5,4 juta ekor.

Sementara itu burung pelatuk juga melonjak populasinya 367 persen sejak tahun 1970-an,

mobil

 
Perusahaan asal Swiss yang bernama Domteknika menciptakan mobil balap yang ramah lingkungan. Mobil tersebut diberi nama Bio Race Domteknika, tenaga mobil ini dihasilkan oleh baterai yang menampung energi listrik.
   
Dilihat dari depan, Bio Race seperti mobil balap F1 tetapi uniknya desain lebih ramping dan mempunyai roda tiga. Ia mempunyai berat 130 kg termasuk baterai, dengan 107 hp dan 1400 Nm.
   
Rencananya perusahaan Bio Race akan menciptakan jenis balap baru, yang pesertanya berasal dari mobil elektrik. Tetapi mobil ini, masih dalam pengembangan dan merupakan mobil balap masa depan.

.

SpongeBob SquarePants Patrick Star